PANDEGLANG – Bawaslu mewanti-wanti KPU Pandeglang terkait adanya delapan orang yang lolos seleksi administrasi untuk jadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada 2020.
Pasalnya, ada kecocokan nama antara calon PPK dan pengurus partai politik di Pandeglang.
Komisioner Bawaslu Pandeglang, Karsono mengatakan, pihaknya melakukan penelusuran rekrutmen PPK untuk pilkada di Pandeglang. Dari peserta yang lolos seleksi administrasi untuk 35 kecamatan, ditemukan kecocokan nama pengurus partai berdasarkan sistem informasi partai politik (sipol) dengan delapan nama yang lolos.
“Diduga karena ada keidentikan nama antara peserta dan sipol di pengurusan partai,” kata Karsono saat berbincang di Pandeglang, Selasa (11/2/2020).
Dari delapan calon PPK tersebut, Karsono tidak membantah bahwa salah satunya adalah diduga dari PKB. Namun, selain partai itu, nama-nama diduga pengurus terdiri atas berbagai partai.
“Dari beda-beda partai, detailnya saya lupa,” ujarnya.
Bawaslu sendiri sudah melayangkan surat rekomendasi ke KPU terkait temuan ini. Perlu dilakukan pencermatan mendalam jika nama yang diduga benar-benar pengurus partai.
“Kalau benar jangan sampai jadi penyelenggara pemilu atau pilkada di tingkat kecamatan,” jelasnya.(dtc)














