SERANG – Seratus pesepakbola yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Serang ambil bagian diseleksi pertama tim Serang Jaya, di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Jumat (17/5/2019). Peserta yang ikut serta, rata-rata kelahiran 1997-1998.
Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Serang, Zeka Bachdi mengaku bersyukur, hari pertama pendaftaraan disambut antusias oleh atlet sepakbola lokal.
“Tadi, ada 100 orang yang mencoba. Dan memang usianya kami batasi. Sesuai ketentuan PSSI pusat, harus kelahiran 1997-1998. Itu untuk pembinaan berjenjang,” papar Zeka.
Diseleksi hari pertama, pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua III KONI Kota Serang menuturkan, akan melakukan peciutan sampai 20 persen.
“Tidak semua kami pangkas. 20 persen saja dari 100 orang. Kan pemantauan masih dilakukan sampai dua hari ke depan,” tuturnya.
Ia juga memprediksi, pada Sabtu (18/5/2019), seleksi akan semakin ketat. Soalnya, para penggawa senior baru ikut melamar. “Skuat diperkenankan merekrut lima penggawa senior. Yang penting bukan pemain profesional di Liga I Indonesia maupun dari luar negeri,” ucapnya.
Disinggung soal pelatih, dirinya menyampaikan, hingga sekarang coach Yusuf Bachtiar belum datang. Seleksi masih dipegang penuh oleh asisten Doli Sutikno. Bila tak ada halangan, mantan penggawa Persib Bandung tiba di Ibukota Banten hari ini.
Sementara panitia seleksi, Yayat Dekriatna mengaku optimistis Laskar Benteng Tirtayasa (julukan Serang Jaya) mampu mendapatkan pemain berkualitas. Pasalnya, pemain yang ikut seleksi memiliki postur tubuh menjanjikan. Tinggi dan tegap.
Namun, bila permainan masih butuh polesan. Mereka masih mengandalkan fisik dan individual. Alhasil butuh perbaikan untuk menyatukan semuanya dalam sebuah tim yang padu.
“Hanya saja itu untuk junior. Kita akan pantau dengan seksama bagi senior. Semoga bisa merekrut pemain yang memiliki visi dan misi bermain yang cerdas serta mematikan di lapangan hijau,” tutupnya.(muh)














