SERANG – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pemudi Peduli Desa (AP3D), mendorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran pada sektor informal.
Ini mencuat, saat Seminar Opini Publik Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Hotel Horison Kota Serang, Rabu (7/8/2019).
Ketua penyelenggara, Ali Syahputra berharap masyarakat bisa merasakan betul manfaat dari Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
“Saya berharap, pemerintah daerah Kabupaten dan Kota bisa mendorong anggaran untuk dialokasikan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan pada sektor informal. Seperti buruh, pekerja tetap, petani, dan nelayan. Karena mereka juga warga negara Indonesia yang perlu dilindungi,” katanya.
Ditempat yang sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Muktabar mengapresiasi soal langkah BPJS Ketenagakerjaan yang terus berperan aktif.
“Hal yang seperti ini patut kita apresiasi, saya sambut baik karena lembaga BPJS Ketenagakerjaan sudah berperan aktif dengan mahasiswa untuk melakukan diskusi dan membahas tentang langkah membangun provinsi Banten,” ujarnya.
“Tadi kita sudah tegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu dalam formulasi kebijakan pemerintah daerah kedepan,” pungkasnya.(Yoman)















