TANGERANG – Persita Tangerang sukses meraup poin penuh di laga kandang pertamanya di kompetisi Liga 2 Indonesia 2019. Ini setelah Pendekar Cisadane menumbangkan Persibat Batang 4-0 di Stadion Sport Center, Kepala Dua, Tangerang, Selasa (2/7/2019).
Sejak menit awal, La Viola yang turun dengan kekuatan penuh menyajikan permainan yang cukup atraktif. Terbukti, di menit keenam sudah unggul. Di mana Sirvi Arvani mampu merobek jala lawan.
Pemain didikan Sekolah Sepak Bola (SSB) Singandaru Kota Serang pun mencetak gol keduanya di menit 30 dan diikuti Kito Chandra dua menit berselang.
Unggul 3-0, tak membuat Si Ungu leha-leha. Mereka terus menggempur pertahanan lawan. Alhasil, Sirvi mampu mencetak hattrick dimenit 45 dan menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.
Di babak kedua, tuan rumah tampil sedikit menurun. Tak ada serangan berarti dan lebih banyak bermain bertahan. Untungnya, tak ada gol yang tercipta dan membuat Pendekar menang dengan skor meyakinkan 4-0.
Usai pertandingan, Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro menyebut duel yang membutuhkan pengorbanan lebih.
“Kita bersyukur atas kemenangan yang didapat. Kami juga terima kasih pada semua pemain atas kerja kerasnya. Tapi banyak pengorbanan yang dilakukan. Beberapa penggawa cedera seperti Asep Budi Santoso dan Rio Ramandika,” papar Widodo.
Tentunya kata dia, akan memusingkan dirinya saat melakoni bentrok berikutnya dengan PSPS akhir pekan nanti.
Sebenarnya, pelatih asal Cilacap Barat sudah langsung menyiapkan rencana startegi khusus. “Tapi saya akan tunggu beberapa hari ke depan, apakah Asep dan Rio bisa pulih atau tidak. Bila tidak jelas, langsung saya antisipasi,” terangnya.
Ia pun menyoroti 45 menit babak kedua. Egi Melgiansyah Cs seperti kurang menggigit. Padahal banyak peluang. Mungkin sudah mencetak banyak gol di awal jadi kendur.
“Harus dievaluasi, apalagi banyak peluang yang disia-siakan. Seharusnya, begitu ada chance untuk cetak gol, diusahakan semaksimal mungkin,” tuturnya.(muh)












