MANCHESTER – Manchester United belum juga sehebat era Sir Alex Ferguson. Gary Neville tak masalah jika MU lambat bangkit asalkan dengan prinsipnya benar.
Setelah kepergian Ferguson pada 2012-2013, Setan Merah cuma meraih gelar Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa.
Memang tidak jelek-jelek amat, namun Manchester Merah masih belum konsisten di Liga Inggris. Beberapa kali The Red Devils terlempar dari posisi empat besar. Masa-masa kejayaan seperti di era juru taktik asal Skotlandia belum terlihat.
“Saya bisa menunggu dua, tiga, empat, atau lima tahun untuk klub menjadi sukses. Bukan masalah bagi saya. Asalkan prinsipnya benar, mainkan sepakbola yang bagus, bawalah pemain yang tepat, coba dan menangi sebaik mungkin, jangan menyerah, dan sikap yang baik,” papar Neville.
Ia rela melakukannya karena tumbuh selama 20 tahun sebagai fans Iblis Merah, di mana saat tim belum berhasil.
“Saya tidak terburu-buru, saya hanya ingin melihat hal-hal yang benar terjadi dan dengan Ole Gunnar Solskjaer di sini sebagai pelatih, ada peluang untuk itu terjadi,” jelasnya.
Dirinya mencoba mengambi sisi positif dari laju Setan Merah beberapa musim terakhir. Dia percaya bahwa kegagalan bisa menjadi tamparan untuk membuat skuat jadi lebih kuat.
“Saya tidak harus melihat mereka sukses dalam 10 menit ke depan. Bukan hal yang buruk untuk mengalami kesulitan lima atau enam tahun. Dan bahkan kemudian, klub telah memenangi tiga atau empat trofi sehingga tidak semuanya buruk. Tidak pernah seburuk yang orang pikirkan,” bebernya.(detik.com)











