SERANG – Turunnya status Gunung Anak Krakatau disambut dengan sukacita oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Hal itu disampaikan Camat Cinangka, Deni Firdaus.
Kata dia, aktivitas warga mulai kembali seperti biasa dan diprediksi para wisatawan segera berdatangan pasca diterjang tsunami pada 22 Desember 2018 lalu.
“Alhamdulillah sekali status GAK turun. Tandanya, aktivitas hanya di lempengan gunung itu sendiri. Tidak berimbas ke laut dan wilayah sekitar. Saya sih berharap syukur-syukur jadi level satu atau tidak ada sama sekali,” paparnya.
Diketahui, Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menurunkan status GAK dari level III (Siaga) ke level II (Waspada), pada Senin (25/3/2019). Aktivitas gunung dilaporkan cenderung menurun walaupun berfluktuasi kecil.
Dengan adanya perkembangan tersebut, Deni mengungkapkan trauma warga akan cepat hilang. “Terus terang, selama ini masih ada kekhawatirkan kalau musibah bencana alam terjadi lagi dan warga jadi takut melakukan kegiatan di dekat bibir pantai dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia pun memprediksi, pawisata di Anyer dan Cinangka akan segera pulih usai penurunan status. “Sekarang saja sudah mulai ada pengunjung di Anyer dan Cinangka meski masih sedikit. Tapi para travel yang biasanya berdatangan, mulai membawa wisatawan datang. Dengan turunnya status GAK, pastinya akan lebih banyak yang ke sini,” ucapnya.
Dirinya berjanji akan terus melakukan sosialisasi ke warga dan tentunya wisatawan yang datang agar wisata pantai Anyer dan Cinangka kembali hidup.
Pasalnya, bila tidak terjadi perubahan sampai Lebaran nanti, PHRI Kabupaten Serang memastikan banyak perusahaan atau perhotelan yang gulung tikar. Biaya operasional yang besar dan membengkak jadi penyebab.
“Saya berdoa semoga tidak terjadi. Kalau sebelum tsunami, biasanya jelang mau puasa dan lebaran wisatawan banyak yang datang. Semoga sekarang juga sama,” tuturnya.
Sedangkan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyatakan, mulai membaiknya status GAK membawa sinyal positif untuk dunia parisiwata Kabupaten Serang.
“Kita pun tak akan tinggal diam. Terus mempercepat pemulihan ekonomi warga dengan melaksanakan berbagai kegiatan. Seperti yang sudah berlangsung MTQ ke-49 dan lomba sepeda yang masuk rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF). Dalam waktu dekat juga ada kegiatan komunitas kicau burung,” ungkapnya.(anm)












