MALANG – Persita Tangerang menelan kekalahan kedua di Piala Presiden 2019. Kali ini, Pendekar Cisadane kalah dari Barito Putera di babak lanjutan Grup E Piala Presiden 2019.
Dalam laga di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/3/2019), La Viola ditekuk dengan skor 1-3. Sebelumnya, di laga perdana menyerah dari Persela Lamongan dengan skor 0-2. Si Ungu hanya menyisahkan laga akhir melawan tuan rumah Arema FC.
Pelatih Persita, Widodo C Putro mengakui banyak bahan evaluasi yang kantongi usai dipastikan tersingkir di Piala Presiden 2019.
Menurutnya, ajang itu hanyalah laga pramusim, tujuannya untuk memperbaiki tim jelang tampil di Liga 2.
“Kami tersingkir tapi ada beberapa catatan yang harus diperbaiki menuju Liga 2. Kekurangan juga banyak, baik pertahanan, penyerangan, dan serangan balik,” katanya usai laga.
Tiga gol dalam pertandingan tersebut, masing-masing dicetak oleh Artur Jesus pada menit 29. Ia membobol gawang klub asal Banten berkat umpan corner Prisca Womsiwor yang membawa skuat unggul 1-0.
Gol kedua Bekantan Hamuk dilesatkan Gavin Kwan pada menit ke 35, yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Rizky Pora.
Egi Melgiansyah dkk memperbaiki permainan di babak kedua. Mereka mampu mencetak gol melalui Chandra Waskhito pada menit ke 76. Namun, Laskar Antasari mengunci kemenangan melalui Gavin Kwan pada menit ke 81. Skor 3-1 bertahan hingga laga berakhir.
“Disiplin dalam tatik juga penjagaan harus diperbaiki. Pekerjaan rumah besar bagi kita sebelum tampil di kompetisi kasta kedua di Tanah Air,” jelasnya.
Kapten Persita, Egi Melgiansyah mengakui skuatnya mengalami peningkatan kualitas bermain. “Secara pribadi cukup puas dengan permainan dibandingkan melawan Persela. Ya, mungkin gol-gol-golnya lewat set piece dan kami belum terlalu banyak latihan itu. Baru posisi bertahan, stopper, namun gol-golnya dari set piece semua,” bebernya.(anm)













