SERANG – Dirilisnya jadwal Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) cabang olahraga (cabor) balap sepeda oleh Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda (PB ISSI), membuat Banten bersiap. Mereka mulai mengenjot latihan atlet agar bisa tampil maksimal.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (pengprov) ISSI Banten, Agus Prasetyo mengatakan, sampai sekarang, pembinaan belum berjalan dengan optimal.
“Maklum, kami masih menunggu jadwal pasti Pra PON, supaya bisa mengotimalkan latihan anak-anak. Kan sayang bila latihan diporsir, namun pertandingan masih jauh,” papar Agus.
Tapi kini sudah tidak. Kemarin, PB ISSI menetapkan Pra PON nomor BMX akan diselenggarakan pada 6-7 Juli di Venue BMX Pulomas, Jakarta. Kemudian untuk kategori Road Race akan dilangsungkan pada 11-14 Juli di Banyuwangi, Jawa Timur. Kemudian nomor MTB akan bergulir 18-20 Juli di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
“Selain itu, PB ISSI juga akan merilis jadwal Kejurnas BMX Freestyle, Trials, dan Track, namun masih menunggu siapa yang akan ditetapkan sebagai tuan rumah,” ucapnya.
Disinggung berapa jumlah atlet sepeda yang dibina menuju Pra PON, pria yang kerap disapa Yoyo menjelaskan, ada 12 atlet. Tapi, hanya tiga pesepeda yang bergabung di Pelatda Jangka Panjang (PJP) KONI Banten.
“Kita emang membina 12 pebalap, walaupun yang masuk PJP hanya tiga orang. Akan tetapi, karena ingin meraih sebanyak-banyaknya tiket PON XX, kami menyiapkan banyak atlet,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, telah melakukan sentralisasi pembinaan. Di mana dilakukan di dua tempat, yakni Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.(anm)












