TANGERANG – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suwarman meninjau pelaksanaan vaksin virus corona atau Covid-19 bagi masyarakat yang berlangsung secara serentak kemarin. Salah satu lokasi yang menggelar vaksinasi adalah wilayah RW 03 Perumahan Purati, Kelurahan Gembor, Periuk.
Hal itu dilakukan untuk lebih mendekatkan vaksinasi kepada masyarakat terlebih bagi lingkungan yang berada di zona merah penyebaran Covid-19.
“Kami dekatkan vaksinasi ke warga, agar lebih banyak masyarakat yang ikut serta, selain vaksin yang dilakukan di 38 Puskesmas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program vaksin dilakukan untuk mendukung program satu hari satu juta vaksinasi yang diusung oleh pemerintah pusat, di mana Kota Tangerang sendiri menargetkan sebanyak 15.000 vaksinasi dilakukan dalam satu hari.
“Kita sudah buat sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial (medsos) ataupun ajakan langsung untuk melakukan pendaftaran secara daring di website. Tujuannya mempermudah petugas yang melakukan vaksinasi. Sepuluh ribu dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sedangkan lima ribunya ditagani TNI dan Polri,” jabarnya.
Lebih lanjut dia menjabarkan, kendala pelaksanaan vaksinasi yang dialami oleh Pemkot Tangerang adalah keterbatasan jumlah vaksin dan juga tenaga kesehatan yang bertugas selama proses berlangsung.
“Apalagi kami sedang gencar melakukan tracing dan testing di warga, selain itu RIT juga butuh petugas kesehatan,” jabarnya.
Bila stok vaksin, sekarang ada 50.000. Jumlahnya bergantung dari suplai pemerintah pusat melalui Pemprov Banten.
Sebagai informasi, Pemkot Tangerang telah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi melalui laman www.vaksinasi.tangerangkota.go.id. Namun, kusus warga dengan KTP Kota Tangerang dan telah berusia minimal 18 tahun.
“Mumpung vaksinnya masih ada, ayo ikut vaksinasi gratis dari pemerintah,” tukasnya.(net/muh)















