SERANG – Sembilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang berhasil lolos ke tingkat Provinsi Banten. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Suprijady.
Kata dia, hal tersebut diketahui, usai panitia mengumumkan seleksi yang berlangsung akhir pekan kemarin di salah satu hotel yang ada di Kota Serang.
“Syukur Alhamdulillah, ada sembilan paskibraka yang terdiri dari lima putra dan empat putri kita yang nantinya akan tampil di acara 17 Agustus tingkat Banten,” papar Suprijady, Kamis (25/4/2019).
Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang Persatuan lawn Tenis Indonesia (Pengcab Pelti) Kabupaten Serang menuturkan, sembilan putra putri yang terpilih adalah Sri Sambodo, Lucky Gudteries, Hafidh Khoirul Anwar, Muhammad Shaka Ramadhan, Firmansyah, Reni Agustiani, Anya Sekar ismaulidhia, Nuraida Safitri, dan Yasmin Taffin Al Baqrie.
“Kami hanya berdoa, semoga sembilan wakil kabupaten Serang diberi kemudahan dan kelancaran saat jadi pasukan 45 tingkat Banten nanti,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, laki laki berkacamata menuturkan, ada kekecewaan yang mendalam. Di mana salah satu anak didik tak mampu lolos ke tingkat nasional. Padahal sudah masuk empat besar, yang terpilih dari Cilegon semua.
“Sedih rasanya. Di awal, kami bermimpi bisa ada satu orang lah dari Kabupaten Serang yang go nasional. Sayangnya Yasmin Taffin Al Baqrie kalah saing,” keluhnya.
Tapi, kekalahan yang didapat bukan dari segi kemampuan dan fisik paskibraka Kabupaten Serang. Secara kualitas bagus, sayangnya kalah di postur tubuh. “Kalau tidak salah pundaknya sedikit bungkuk, tidak tegap. Makanya belum dapat kesempatan,” ucapnya.
Dirinya berjanji di 2020 mendatang, akan menyiapkan paskibraka lebih maksimal lagi karena targetnya memang ke nasional.(muh)














