TANGERANG – Guna menjaga ketahanan pangan masyarakat Kota Tangerang di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelontorkan program ketahanan pangan. Yakni berupa 380 ribu tanaman produktif, untuk warga yang terdampak.
“Kami bagikan bibit-bibit sayuran, 20 persen siap panen ke masyarakat terdampak. Sehingga bisa menikmati dan mengurangi biaya belanja mereka,” ungkap Kepala DKP, Abduh Surahman, Selasa (22/9/2020).
Ia mengungkapkan, melalui program ini, DKP melibatkan 27 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di Kota Tangerang. Tak terkecuali seluruh pegawai DKP yang ada di lima lokasi workshop. Mulai dari pembibitan cabai, terong, tomat, kangkung hingga pakcoy. Dengan masing-masing KWT menyemai 3.000 bibit sayur.
“Hal tersebut kami laksanakan untuk mengurangi beban biaya belanja warga Kota Tangerang. Selain itu, sebagai komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam menghadapi Covid-19,” katanya.
Lanjutnya, dalam program ini, DKP menargetkan 160 ribu KK penerima. Penyerahannya dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kondisi hasil panen.
“Hasil semai para pegawai dan KWT, 20 persen menjelang panen akan langsung dibagikan ke warga (penerima). Setelah penerima nikmati hasil panen pertama, bisa dilanjutin sama budidayanya dan hasil panen-panen selanjutnya,” bebernya.
Pemkot Tangerang berharap, dengan agenda itu, ketahanan pangan di Kota Tangerang tidak terganggu walau masih kondisi pandemi. Dan tentunya, menjadi momentum masyarakat untuk lebih mandiri, dengan membiasakan budidaya sayuran di rumahnya masing-masing.(net/muh)














