SERANG – Memasuki musim kemarau sejak Juni lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sudah mendistribusikan 195.000 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang kekeringan.
Bantuan tersebut diberikan kepada enam kecamatan dan 36 desa di Kabupaten Serang yang terdampak. Paling banyak di wilayah utara yakni seperti Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Tanara, Carenang, Binuang, dan Lebak Wangi.
“Ya, sudah kami salurkan segitu mas. Seratus sembilan puluh lima ribu liter dari 1 Agustus 2019 sampai hari ini. Tadi juga kami kirim dua mobil water tank dengan kapasitas 5.000 liter,” papar Sekertaris BPBD Kabupaten Serang, Babay Ahlan.
“Setiap hari itu dua mobil water tank yang kami distribusikan. Akan kita kirim terus sampai kebutuhan air bersih untuk warga tercukupi dan musim kemarau usai,” tambahnya.
Soalnya, kekeringan bisa mematikan segala aspek kehidupan. Air salah satu aspek krusial yang dibutuhkan oleh manusia, tanaman, dan hewan kapanpun dan dimanapun.
Menurut dia, ketidakadaan air bisa menyebabkan kelaparan, malnutrisi, hingga mewabahnya berbagai penyakit membahayakan terutama stunting pada bayi.(muh)















