SERANG – Tiga belas waria di Kabupaten Serang melakukan test Human Immunodeficiency Virust (HIV) di Puskesmas Kibin, Kabupaten Serang, Kamis (8/8/2019).
Test tersebut dilakukan lantaran waria mempunyai resiko terhadap penularan virus berbahaya tersebut.
“Waria itu punya resiko terhadap penularan penyakit HIV, maka kita kumpulkan mereka di sini untuk diberikan penyuluhan, setelah itu dilakukan pengambilan darah untuk test HIV,” kata Ketua Yayasan Bina Muda Gemilang, Bambang Sumantri kepada awak media.
Dari pemeriksaan, Bambang mengungkapkan bahwa ada dua kemungkinan yang akan didapatkan oleh para waria, pertama positif dan kedua negatif.
“Kalau negatif berarti mereka tidak kena HIV, nanti kita akan cek lagi tiga bulan kemudian. Tapi kalau mereka positif, kita akan rujuk ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pengobatan,” jelasnya.
Ia juga menerangkan, pengobatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup para penderita dan menurunkan resiko penularan HIV kepada masyarakat lainnya.
“Dengan minum obat, resiko menularkan mereka kepada orang lain menjadi kecil. Kita mencari orang yang beresiko, kita obati, jangan sampai orang lain tertular oleh penyakit itu,” terangnya.
Sementara Petugas Laboratorium Puskesmas Kibin, Miftah Zaini Mahili menyampaikan, dari 13 waria yang ditest HIV hasilnya adalah negatif.
“Kalau hasil hari ini Alhamdulillah semuanya non reaktif, artinya semua negatif,” pungkasnya.(Yoman)















