SERANG – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Serang mengelar Rapat Anggota dan Kongres tahunan di salah satu hotel di Anyer, Sabtu (27/7/2019). Dalam acara tersebut, nama Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mencuat untuk memimpin organisasi itu pada pemilihan Desember mendatang.
Salah satu pengurus klub Serang Jaya, Juhaeni mengatakan, perlu kiranya kepala daerah turun langsung menangani cabang olahraga (cabor) sepakbola agar prestasinya semakin maju.
“Bukannya apa-apa, kalau melihat daerah-daerah lain demikian. Contohnya seperti Kabupaten Serang dipimpin langsung ibu bupati, di Cilegon juga dipegang oleh walikotanya, dan Kota Tangerang Selatan oleh sekertaris daerahnya. Makanya Kota Serang perlu perubahan. Butuh sosok pimpinan daerah yang benar-benar gila bola dan itu ada di sosok bapak Subadri,” kata Jeni sapaan akrab Juhaeni.
Hal senada disampaikan Ketua SSB Singandaru Kota Serang, Dani Okta Ramdhani. Kata dia, akan mendorong, mendukung, dan mencalokan Subadri Usuludin untuk memimpin Askot PSSI Kota Serang empat tahun ke depan.
“Alasannya sederhana, dengan dipimpin langsung oleh salah satu pimpinan daerah, pembinaan sepakbola bisa lebih tersentuh,” jelasnya.
Sementara Wakil Walikota Serang, Subadri Usuludin tidak bisa menolak atau pun menerima tawaran dari para anggota Askot PSSI Serang. “Kalau untuk sekarang saya hanya bisa bilang, bilamana ada sosok yang lebih baik, kenapa tidak. Jangan saya dulu lah, karena saya kan masih konsen untuk pembangunan daerah di Kota Serang,” tuturnya.
Ketua Askot PSSI Serang, Zeka Bachdi menegaskan, dirinya memang tidak ingin kembali mencalonkan diri jadi ketua umum. Buat dirinya sudah cukup mengabdi untuk sepakbola Kota Serang. “Saya ingin ada orang-orang baru yang bisa memberikan warna bagi dunia pesepakbolaan di Kota Serang,” tegasnya.
Meski demikian, dirinya meyakinkan sudah menyiapkan program-program pembinaan yang jitu sampai habisnya masa kepengurusan. “Insya Allah semuanya sesuai dengan track dan prestasi sepakbola Kota Serang dijamin akan terus meningkat. Kan sudah dirumuskan dalam Rapat Anggota dan Kongres tahunan di mana salah satunya mengoptimalkan pembinaan usia dini,” pungkasnya.(muh)














