ROMA – Lazio keluar sebagai juara Coppa Italia setelah mengalahkan Atalanta 2-0. Ini menjadi gelar Coppa Italia yang ketujuh untuk Biancoceleste.
Laga final yang mempertemukan Atalanta dan Lazio berlangsung di Olimpico, Roma, Kamis (16/5/2019) dinihari WIB berlangsung sengit. Serangan lebih dulu dikreasikan para pemain La Dea. Baru dua menit laga berjalan, skuad asuhan Gianpiero Gasperini langsung menebar ancaman.
Papu Gomez mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola sepakan Gomez masih bisa dibendung.
Di sisi lain, Si Elang juga tak ingin kalah melancarkan gempuran. Pada menit ke-13, Luis Alberto mencoba melesakkan tendangan dari sisi kiri lapangan usai menerima sodoran umpan Joaquin Correa. Kendati begitu, laju si kulit bundar masih bisa diblok.
Seiring berjalannya pertandingan, le Aquile semakin gencar melakukan tekanan. Seperti yang terjadi di menit ke-34 saat Correa menembak bola dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan sundulan Marco Parolo. Akan tetapi, bola bisa diblok. Babak pertama usai dengan skor sama kuat 0-0.
Gol baru tercipta di menit ke-82. Adalah gelandang Sergej Milinkovic-Savic, yang memecah kebuntuan tuan rumah. Gelandang berpaspor Serbia dengan gemilang menyambut umpan silang Lucas Leiva dengan kepalanya. Bola meluncur menuju jala Si Dewi tanpa bisa dibendung. Si Biru Langit memimpin 1-0.
Kemenangan pada akhirnya disegel oleh Correa kala ia mencetak gol kedua Aquilotti pada menit ke-90. Dengan skor 2-0, Lazio resmi menjadi juara Coppa Italia 2018-2019.
Pelatih Simone Inzaghi menyebut, apa yang didapat pada partai final Coppa Italia, membuktikan pemain yang datang dari bangku cadangan bisa lebih penting ketimbang mereka yang turun sebagai starting XI.
Milinkovic-Savic memang baru masuk pada menit ke-79, menggantikan Luis Alberto. Keputusan memasukkannya cukup tepat lantaran ia mampu jadi pemecah kebuntuan dan mengubah jalannya permainan.
“Itu malam yang indah di hadapan suporter yang luar biasa. Kami melakoni duel hebat. Tapi selamat juga untuk Atalanta, karena mereka sulit diatasi, sama seperti laga di Serie A dan Sekarang kami mampu membalikkan keadaan dengan cara terbaik,” tuturnya.
Sebelum bertemu di final Coppa Italia, pada 5 Mei lalu, Si Biru Langit takluk 1-3 dari Si Biru di stadion yang sama dalam lanjutan Serie A musim 2018-2019.(detik.com)














