SERANG – Pasca diterjang bencana alam tsunami pada 22 Desember 2018 lalu, kunjungan wisatawan di Anyer dan Cinangka mulai mengalami peningkatan. Sekitar 15 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Serang, Hamdani. Kata dia, pada pekan lalu, dirinya sempat melakukan kunjungan ke para pelaku usaha wisata di Anyer dan Cinangka.
Hasilnya, mulai ada kemajuan yang signifikan dari jumlah pengunjung yang menginap di hotel dan makan di rumah makan.
“Syukur Alhamdulillah walaupun baru sedikit yakni 15 persen, namun perekonomian warga mulai bangkit,” papar Hamdani Minggu (10/3/2019).
Hamdani menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pun sudah mengagendakan beberapa kegiatan untuk mempercepat pemulihan pasca tsunami. Seperti rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) yang dimulai pada Maret ini.
Lalu rapat-rapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Anyer, pelaksanaan MTQ ke-49 Kabupaten Serang, dan Anyer Ceria. Serta dari pihak swasta ada yang sudah merencanakan kegiatan dalam waktu dekat, yaitu klub Pajero Sport se-Indonesia.
“Mudah-mudahan berimbas dengan pulihnya wisata di Kabupaten Serang. Dan saya yakinkan, Insya Allah sekarang kawasan Anyer dan Cinangka sudah aman. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi,” harapnya.
Dirinya pun berjanji akan melakukan survei dalam beberapa waktu ke depan, dengan mendata hotel, melakukan peninjauan sampai di mana perkembangan pengunjung.
Semuanya untuk bahan evaluasi, rekomendasi, perbandingan sebelum dan sesudah adanya tsunami. “Agar Pemkab Serang bisa mengambil kebijakan dan langkah yang lebih baik lagi. Semua harus bergerak kalau mau pulih pariwisata kita,” jelasnya.(anm)













