Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengapresiasi pembentukan kampung literasi digital yang berada di Kampung Taman Barang, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Kampung literasi digital tersebut digagas oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang ada di sekitar lingkungan kampus.
Sebelumnya Pemerintah Desa Sindangsari telah melaunching kampung literasi yang berada di taman sawah, di Kampung Taman Barang pada 17 Agustus 2023.
Lalu pada Jum’at 29 Desember 2023, Rektor Untirta Fatah Sulaiman melaunching jaringan internet untuk mendukung Literasi Digital di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang Haerofiatna mengatakan, pihaknya akan terus mensuport desa-desa yang ingin membuat kampung literasi.
“Kami akan mensuport kalau membutuhkan jaringan kita tambah jaringannya, kemudian kalau memang buku kita siapkan bukunya,” katanya, Jum’at 29 September 2023.
Menurutnya, hal tersebut sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada di daerah-daerah. “Ini sebagai bentuk konsistensi pemerintah untuk mendukung literasi digital, apalagi disini ada kampung literasi, ini luar biasa,” imbuhnya.
Untuk itu, sebagai bentuk dukungan Pemkab Serang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) akan membuat kebijakan dengan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Serang tentang percepatan desa digital di Kabupaten Serang. “Nanti kita koordinasikan lagi dengan Kepala DPKD Kabupaten Serang,“katanya.
Ia menjelaskan jika literasi digital sangat amat penting untuk menghindari resiko negatif yang mungkin terjadi pada era digital. Pada satu sisi teknologi bisa meningkatkan efektivitas pekerjaan, tapi disisi lain ada resiko negatif terutama jika tidak diimbangi dengan kecermatan.
“Cara untuk menyeimbangkan antara kecepatan dan kecermatan dengan meningkatkan literasi digital, khususnya untuk anak pendidikan usia dini, sekolah dasar dan sekolah menengah,“ ucapnya.
Lebih lanjut ia berharap dengan adanya kampung literasi di kampung taman barang, pihak Untirta Banten dan Pemerintah Desa (Pemdes) dapat mengajak serta masyarakat untuk aktif berpartisipasi, sehingga kampung literasi dapat berjalan pasca dibentuk.
“Kita juga akan membuatkan kegiatan coffee morning agar masyarakat semakin peka lagi, agar jangan sampai sesudah dibentuk tidak berfungsi,“ pungkasnya.
Sementara itu, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan jika kampung literasi dengan perpustakaan yang hard copy buku-bukanya sudah di launching pada 17 Agustus 2023 lalu dengan menyiapkan 500 judul buku.
“Saat ini launching internet untuk digital ilustrasinya dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Jadi kalau judi online, situs porno sudah di filter. Insya Allah aman Wifi nya Untirta Taman Barang ini untuk meningkatkan kualitas SDM di sekitar Desa Taman Barang Sindang Sari,“ ujarnya.
Gagasan ini dilakukan sebagai komitmen untuk memberikan kemajuan bagi masyarakat sekitar kampus, memberikan pencerahan dan pemberdayaan masyarakat sesuai amanah Presiden Joko Widodo.
“Amanah Pak Presiden harus menjadi menara air, jadi harus memberikan kesejukan minimal warga sekitar kampus untirta dan sekaligus warga kampus di ajak untuk memelihara untirta,“ pungkasnya. (adv)













