SERANG – Akibat cuaca ekstrim yang melanda Rabu (13/11/2019), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalami kerugian besar. Angkanya mencapai Rp 6,6 miliar.
Jumlah tersebut keluar, karena kerusakan kantor-kantor di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug Kota Serang. Fasilitas kantor gendung pendukung pun rusak diterjang pohon tumbang dan angin kencang.
Pemprov Banten kini sedang mengkaji penggunaan anggaran dari belanja tak terduga (BTT) untuk merenosi dan memperbaiki.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanngulangan Benacan Daerah (BPBD) Banten E Kusmayadi ditemui di Setda KP3B, Kamis (14/11/2019) mengungkapkan, pasca kejadian pihaknya langsung melakukan pendataan. Hasilnya, tercatat nilai kerusakaan yang timbul akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 6,6 miliar.
“Nilai kerusakannya itu Rp 6,6 miliar, itu perkiraan besarannya. Nanti juga bisa dihitung ulang secara detail. Bisa bertambah atau bisa berkurang,” katanya.
Ia menjelaskan, kerusakaan akibat cuaca ekstrem terjadi di 26 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal. Kerusakaan terparah terjadi di Kantor BPKAD dimana aulanya mengalami rusak berat.(net)













