SERANG – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, Lanal Banten, dan Ditpolairud Polda Banten, masih terus melakukan pencarian terhadap tiga orang WNA asal Tiongkok dan Singapura yang hilang saat menyelam di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Memasuki hari ketiga, proses pencarian sudah diperluas ke arah selatan Pulau Sangiang atau sekitar sembilan mil dari lokasinya hilangnya ketiga WNA tersebut.
Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin mengatakan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat sedikit menjadi kendala petugas untuk melakukan pencarian.
“Berdasarkan laporan ketinggian gelombang di sana mencapai dua meter, itu menjadi kendala kita. Tapi kami tetap melakukan pencarian, saya juga sudah meminta kepada tim yang melakukan pencarian agar lebih hati-hati,” kata Zaenal, Selasa (5/11/2019).
Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Harian Crisis Centre Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhony.E mengatakan, ketujuh WNA tersebut bermula berangkat dari Cilegon menuju Pulau Sangiang dengan tujuan untuk melakukan penyelaman. Mereka memisahkan diri menjadi dua tim pada saat penyelaman dan satu orang lagi menunggu di kapal.
“Yang berhasil kembali ke permukaan hanya tiga orang, tiga orang lagi tidak muncul ke permukaan,” Ujar Jhonny.
Jhonny melanjutkan, pihaknya sudah menurunkan dua orang yaitu Tim SAR Pantai BPBD Kabupaten Serang ke lokasi, untuk melakukan operasi pencarian yang terbagi menjadi DUA lokasi yaitu dari Gedung Bundar dan Pelabuhan Paku. Pencarian tersebut, dimulai dari pukul 09.30 WIB menggunakan alat Remoted Operated Underwater Vehicle (ROV) guna mendeteksi Korban di dasar laut.(net)















