SERANG – Demi mendapatkan atlet berkualitas mumpuni, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Banten terus berbenah.
Salah satunya dengan mengagendakan simulasi seleksi atlet Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) di GOR Pancasila, Pandeglang, Sabtu (4/5/2019).
Sekretaris Umum Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno mengatakan, simulasi yang dilaksanakan, merupakan rangkaian seleksi yang sudah dilangsung sejak beberapa bulan yang lalu.
“Kan sehabis Lebaran ada seleksi terakhir. Nah, sebelumnya kami coba simulasi dulu, untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan atlet taekwondo kita,” papar Fiva kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).
Saat ini sendiri, Pengprov TI Banten sudah mengantongi 32 nama atlet yang akan dikirim ke Pra PON dari 44 atlet yang ikut Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). “Nanti akan diciutkan jadi 14 orang yang akan tampil di dua kategori. Tarung dan poomsae,” tambahnya.
Sementara Ketua Umum Pengprov TI Banten, Engkos Kosasih Samanhudi menjelaskan, simulasi seleksi yang akan digelar besok jangan dipandang sebelah mata oleh atlet.
Pasalnya, Pengprov TI Banten akan tetap melakukan pemantauan. Bila mana ada atlet yang tidak siap, atau kurang oke, ya langsung dieliminasi.
“Kami akan ketat. Soalnya ingin meraih tiket ke PON XX sebanyak-banyaknya. Hal tersebut bisa dilakukan bila memiliki atlet dengan kemampuan yang maksimal,” bebernya.(muh)