SERANG – Sungai besar Ciujung kembali tercemar diduga dari limbah industri. Kondisi ini berlangsung sejak sekitar 20 hari lalu.
Sungai yang bermuara di perairan laut Banten menghitam pekat seperti comberan raksasa. Sepanjang sungai, mulai jembatan Tirtayasa, sungai menghitam sampai ke pesisir laut.
Selain itu, sungai yang menghitam mengeluarkan bau menyengat dan mengganggu. Lama-kelamaan, bau menyengat membuat pusing kepala.
Tamin (50), warga Tirtayasa, mengatakan sungai menghitam sejak 20 hari lalu. Sungai ini, katanya, jadi langganan pembuangan limbah, kususnya dari kawasan industri Serang Timur. Banyak warga yang dirugikan akibat menghitamnya sungai.
“Kalau sudah menghitam, baunya begini, kemungkinan air limbah. Apalagi kalau musim kemarau, baunya nyengat,” kata Tamin.
Saat sungai mulai tercemar, ikan di sepanjang sungai mati karena keracunan. Warga tak ada yang berani mengambil karena takut beracun. Begitu air laut pasang, ikan terbawa arus ke laut.
Sedangkan Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa menyampaikan, mengenai masalah pencemaran, hingga sekarang masih belum ada solusi. Pihaknya kesulitan untuk mencari siapa sebenarnya perusahaan yang nakal dan sering membuang limbah saat kemarau.(dtc/muh)













