SERANG – Siapa sangka, Pandji Tirtayasa yang saat ini menjadi wakil bupati Serang, pernah menjalani masa kecil yang belum berkecukupan. Bahkan, ia pernah berjualan lemper dan gemblong untuk membantu ekonomi keluarganya.
Pandji bercerita, saat itu ayahnya bekerja sebagai tentara rakyat dan memiliki dua bintang setelah berhasil ikut perang kemerdekaan tahun 1945 dan perebutan Irian Jaya.
“Dua bintang tersebut hanya didapatkan oleh pejuang yang ikut perang, makanya keluarga di rumah suka ditinggal jauh sama ayah untuk tugas. Termasuk pernah ke Irian Barat, ditugaskan berperang mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan wartawan, Selasa (7/7/2020).
Selama ayahnya bertugas berperang memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan, maka secara finansial, kondisi ekonomi keluarganya berkurang. Apalagi, akses pengiriman uang pada zaman itu belum tersedia seperti sekarang.
“Jadi selama ayah tugas berperang, Ibu juga jualan kayu bakar dan saya jualan lemper dan gemblong untuk menambah penghasilan di rumah,” kata pria kelahiran Waringinkurung, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ini.
Berdasarkan pengalaman yang sering ditinggalkan kepala keluarga, dia pun mendapat pesan dari ayahnya. Yakni harus memiliki pekerjaan yang memiliki waktu luang lebih banyak untuk keluarga. “Kami diminta agar fokus mengajari anak mengaji dan ibadah secara fokus agar menjadi orangtua secara utuh,” tuturnya.
Dirinya mengaku mulai tahun 1965 baru bisa hidup secara normal seperti keluarga lainnya dengan ekonomi dan kebutuhan mulai tercukupi. Saat itu, ayahnya sudah kembali dari medan perang.
“Ayah sudah mulai tidak tugas bolak-balik ke berperang sehingga kebutuhan bisa terpenuhi,” jelas ayah dari empat anak dan satu istri tersebut.
Pandji menjelaskan, ayahnya meninggal karena insiden tabrak lari, saat akan salat magrib berjamaah ke masjid. “Alhamdulillah sebelum meninggal ayah tidak memiliki riwayat penyakit yang berat, jadi keluarga sudah ikhlas saat ayah meninggal pada usia 86 tahun,” terangnya.
Sekadar diketahui, Pandji Tirtayasa lahir pada tanggal 12 Januari 1954 di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Ia merupakan putra asli Kabupaten Serang dari pasangan Ma’mun dan Siti Atikah. Kini dia menjabat sebagai wakil bupati Serang mendampingi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.(muh)















