JEREZ – Pebalap Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, kembali gagal unjuk gigi di MotoGP 2019. Yang terbaru kala mentas pada seri keempat yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (5/5/2019).
Tentu saja, kondisi tersebut membuat sang pebalap merasa frustrasi. Ia pun berharap bisa segera menemukan jalan keluar agar dapat menghentikan tren negatifnya di musim 2019.
Debut X-Fuera bersama pabrikan asal Jepang di MotoGP 2019 memang tak berjalan manis. Dalam empat balapan awal musim yang telah dilangsung, dirinya tidak mampu menyudahi perlombaan di posisi 10 besar.
Pada MotoGP Qatar, hanya bisa finis di posisi ke-13. Kemudian, di MotoGP Argentina 2019, mantan pembalap Ducati bertengger di tempat ke-12. Lalu gagal finis di Grand Prix Amerika Serikat karena mengalami masalah pada sistem elektronik motornya. Terakhir, harus tercecer ke tempat ke-12.
Tentu saja, hasil sangat disayangkan. Sebagai peraih tiga gelar juara MotoGP, seharusnya tidak tercecer seperti sekarang karena diprediksi mampu menempel ketat para persaing.
Setelah ditelisik lebih dalam, ternyata pebalap asal Spanyol belum beradaptasi penuh dengan motor di tim barunya. Tetapi, optimis solusi yang tepat bisa segera didapat dari masalah yang ada.
“Saya dapat sedikit mengubah gaya balapan. Setiap kali membalap, saya belajar sesuatu. Wajah saya tidak terlihat bahagia, anda bisa melihatnya,” ujar Jorgetheshark, Senin (6/5/2019).
Dirinya menyakini, semua yang telah terjadi tentu saja ada alasannya. “Saya tidak suka balapan seperti itu (di MotoGP Spanyol 2019), di mana telah memberikan segalanya dan tidak bisa lebih cepat. Saya tidak suka posisi atau situasi sekarang. Saya pikir, seorang juara dan para jawara berjuang untuk menemukan solusi. Saya juga akan menemukan solusinya cepat atau lambat,” tukasnya.(okz)












