SERANG – Pada bulan puasa, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo meminta atlet untuk tetap berlatih dengan maksimal.
Bulan ramadan tak boleh menjadi penghalang bagi atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.
“Saya harap sih, latihan tetap diwajibkan walaupun di bulan puasa dan berlaku untuk semua cabor. Jadi prinsip olahraga itu, bila dalam satu hari atlet tidak menjalani latihan, kondisi fisiknya akan turun. Untuk menjaganya, makanya kita kasih batasan waktu. Nah, jadwalnya kita serahkan ke pengprov masing- masing karena mereka yang mengerti,” ujar Rumiah Kartoredjo.
Latihan rutin di bulan Ramadan dilakukan atlet Pelatda Cabor Panjat Tebing Banten. Porsi latihan tidak dikurangi. Namun, terdapat perubahan jadwal latihan yang dijalani atlet.
“Kami tetap berlatih karena waktu menjelang Pra PON cukup mepet. Kita latihan normal hanya jadwalnya saja yang kita ubah. Tadinya pagi sampai sore kalau puasa dari pukul 17.00 sore sampai jam 22.00. Yang ingin taraweh juga kita persilahkan,” ujar Betik Dwiyanto, pelatih Panjat Tebing Banten.(muh)













