SERANG – Pemimpin Redaksi (Pimred) Koran harian Banten Raya Fikri Hilman kembali menahkodai Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Serang. Kali ini periode 2021-2023.
Kepastian itu didapat usai panitia menggelar Kongres Pokja Wartawan Kabupaten Serang di salah satu hotel di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang pada 10-11 Maret 2021.
Selain menetapkan Fikri sebagai ketua, panitia pun memutuskan melalui voting bahwa Sekretaris Pokja Wartawan Kabupaten Serang diemban oleh Sutanto (Tangerang Ekspres) dan Bendahara Muhammad Arif Hamdi (Tangsel Pos).
Usai acara, Fikri mengaku ke depannya Pokja Wartawan Kabupaten Serang siap bersinergi lebih baik lagi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan organisasi lainnya.
“Tapi tetap memegang teguh kaidah etika jurnalistik dan profesional dalam menjalankan tugas,” paparnya.
Ia pun ingin, di masa yang akan datang bisa bersinergi lebih dengan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Serang terutama dalam hal peningkatan kompetensi jurnalistik.
“Kan di wartawan itu ada yang namanya Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Bila memungkinkan, Diskominfosantik bisa mendorongnya agar jurnalis yang berada di Pokja Wartawan Kabupaten Serang seluruhnya bisa ikut. Bila sekarang, baru sebagian,” tuturnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya menegaskan siap mengakomodir keinginan Pokja Wartawan Kabupaten Serang. “Insya Allah di 2022 perubahan bila memungkinkan. Nanti coba kami dorong,” terangnya.
Pasalnya, dengan adanya keberadaan Pokja Wartawan Kabupaten Serang ini, sangat membantu dalam hal informasi kegiatan Pemkab Serang di media.“Bila kami sebar undangan atau menginfokan kegiatan, cepat dan tanggap. Langsung pada liputan dan saya sering menyimak, pertanyaan-pertayaan yang dilontarkan berbobot dan mengarah pada dorongan peningkatan pembangunan di Kabupaten serang,” terangnya.
Dukungan untuk UKW bagi anggota Pokja Wartawan Kabupaten Serang pun dilontarkan Staf Khusus Bidang Media Bupati Serang yakni Amrin Nur. “Sepakat bila itu. Memang perlu wartawan ikut UKW. Saya juga dulu kan bagian dari kalian semua karena pernah merasakan profesi yang sama,” pungkasnya.(muh)