SERANG – Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Serang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang di bawah komando Syamsuddin terus meningkatkan investasi untuk menurunkan angka pengangguran.
DPMPTSP gencar sosialisasi dan promosi potensi berinvestasi di Kabupaten Serang. Adapun realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) berdasarkan izin usaha tahun 2018 dari target Rp 2,2 triliun terealisasi sebesar Rp 3,7 triliun atau 140,21 persen dari 233 perusahaan yang mampu menyerap 4.927 tenaga kerja.
Sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dari target Rp 2,7 triliun terealisasi Rp 3,3 triliun atau 78,58 persen dari 101 perusahaan yang mampu menyerap 5.875 tenaga kerja. Sehingga dari total target investasi sebesar Rp 4,9 triliun terealisasi sebesar Rp 7 triliun atau 106,58 persen dari 334 perusahaan yang mampu menyerap 10.802 tenaga kerja. Dengan demikian, laju pertumbuhan PMA di Kabupaten Serang dari target 3 tercapai 79,14, sementara PMDN dari target 3 tercapai 41,26. Dengan rincian penyerapan tenaga kerja, meliputi tenaga kerja asing 119 orang dan tenaga kerja Indonesia sebanyak 10.683 orang.
Sementara tahun ini, target PMA yang dicanangkan DPMPTSP sebesar Rp 2,3 triliun tercapai Rp 1,5 triliun atau terealisasi 65,14 persen dari 162 proyek dan mampu menyerap 455 tenaga kerja. Sedangkan PMDN dari target Rp 2,8 triliun tercapai Rp 265,4 miliar atau 9,48 persen dari 79 proyek yang mampu menyerap 693 tenaga kerja. 2019 ini pun, realisasi investasi hingga Juni untuk PMA dan PMDN mencapai 34, 76 persen.
Dari hasil investasi yang masuk ke Kabupaten Serang di 2019, sedikitnya 1.148 angkatan kerja baru terekrut dari 241 proyek. Artinya, DPMPTSP turut membantu tugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dalam menekan angka pengangguran. Berharap ke depan ada penekanan terkait perekrutan tenaga kerja lokal seiring bertambahnya investasi di Kabupaten Serang.
Pertumbuhan investasi di Kabupaten Serang diprediksi akan terus meningkat seiring sudah dibangunannya Interchange (gerbang tol) Cikande. “Interchange akan mampu mengundang datangnya para investor baru karena kemudahan akses menuju jalan tol sudah terbuka,” tutur Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang, Syamsuddin.(muh)















