MILAN – Inter Milan disalip Atalanta usai kalah telak dari Napoli. Kini posisi mereka terancam oleh AC Milan dan tak boleh terpeleset di laga terakhir.
Nerazzurri takluk 1-4 saat bertandang ke kandang San Paolo Senin (20/5/2019) dinihari WIB. Piotr Zielinski membawa Partenopei memimpin di menit ke-16 dan menutup babak pertama unggul 1-0.
Satu gol Dries Mertens dan dua gol Fabian Ruiz membawa Ciucciarelli melebarkan selisih. Si Biru Hitam baru bisa membalas lewat titik penalti dari eksekusi Mauro Icardi, yang sekaligus jadi gol terakhir di pertandingan ini.
Keledai Kecil mencatatkan 14 tembakan dengan enam yang on target seperti dicatat whoscored. Sementara La Beneamata punya 22 tembakan, namun juga mencatatkan enam yang mengarah ke gawang.
Hasil itu membuat peringkat Si Ular Besar di empat besar harap-harap cemas. Sekarang tim dilewati La Dea, yang di laga lain berimbang kontra Juventus. Sama-sama mengoleksi 66 poin, Yang Tersayang kalah head to head dari skuat besutan Gian Piero Gasperini.
Sementara Si Merah Hitam di urutan lima cuma berjarak satu angka saja. Alhasil Handanovic cs mesti menang ketika bentrok dengan Empoli di duel terakhir jika ingin terhindar dari hasil yang tak diinginkan, terdepak dari empat besar.
Rossoneri akan menghadapi SPAL di pertandingan terakhirnya, yang relatif mudah karena posisi sang lawan sudah aman dan tak lagi mengejar apapun. Sementara lawan Il Biscone, Empoli di klasemen 17, masih butuh mengamankan posisi dari zona merah karena berpeluang disalip Genoa.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti mengakui anak asuhnya melakukan sejumlah kesalahan dan tampil di bawah standar. Tapi ia menegaskan segala sesuatunya masih ada di tangan mereka.
“Kami memulai laga dengan baik, lalu membuat kesalahan-kesalahan teknik saat membangun permainan dari belakang, yang mana jadi penyebab kebobolan. Dari sana, kita tidak mengoper dengan baik,” ungkapnya.
“Tapi, semuanya masih bisa diubah karena kita memegang nasib sendiri. Semoga bisa bangkit di laga penentuan,” pungkasnya.(detik.com)












