SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang dengan pimpinan Dr. Asep Nugrahajaya, M.Pd dan Sekretarisnya Aber Nurhadi, M.Pd untuk tahun 2022 ini terus berkomitmen melanjutkan Program Beasiswa dari mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Perguruan Tinggi. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Serang dari Indikator Pendidikan.
Bahkan, Dindikbud Kabupaten Serang telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang untuk beasiswa mahasiswa Vokasi D-3 Universitas Indonesia (UI) dan beasiswa bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Untirta.
“Beasiswa yang sedang berjalan seperti vokasi D-3 UI sejak tahun 2019 sampai dengan 2022 dan dipersiapan untuk tahun 2023 untuk sepuluh orang. Kemudian, S-1 Fakultas Kedokteran Untirta tahun 2019 tujuh orang, tahun 2020 dua orang dan tahun 2021 satu orang,” papar Asep.
Selanjutnya, Dindikbud Kabupaten Serang juga menyiapkan anggaran untuk Beasiswa Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Guru yang mengikuti perkuliahan di Perguruan Tinggi.
“Kita memposisikan untuk 372 orang, dananya lima juta rupiah untuk satu orang per tahun. Selain itu, ada pula Beasiswa untuk Siswa SD dan siswa SMP,” ujarnya.
Kemudian, pada tahun 2022, Dindikbud Kabupaten Serang terus berupaya memfasilitasi peningkatan dan layanan pendidikan, terutama Pendidikan Non Formal, penyediaan Insentif Guru mengaji dan Insentif Guru Madrasah.
“Untuk pendidikan formalnya ada pemberian insentif untuk guru PAUD, Guru SD, Guru SMP dan Insentif untuk Operator Sekolah,” ungkapnya.
Berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana pendidikan, Dindikbud Kabupaten Serang telah merencanakan pembangunan ruang kelas dan rehabilitasi ruang kelas, baik yang dianggarkan dari APBD maupun dari pemerintah pusat. “Pada prinsipnya kami melanjutkan kegiatan-kegiatan yang menjadi pendorong peningkatan Indeks Kinerja Utama (IKU) Dindikbud,” pungkasnya. (muh)















