PALEMBANG – Klub Liga 2 asal Kabupaten Serang, Perserang bakal memulai petualangannya di kompetisi Liga 2 Indonesia pada hari Senin (29/8/2022). Skuad Laskar Singandaru langsung berhadapan dengan tim kuat asal Palembang, Sriwijaya FC, di Palembang.
Meski meraih sejumlah hasil minor dalam sejumlah uji cobanya, tim besutan Sabrun Hanafi mengaku cukup optimis skuadnya mampu mencuri poin di Palembang.
Sejumlah peningkatan penampilan menjelang hari H pertandingan memberikan harapan, termasuk dengan masuknya sejumlah pemain baru.
“Tentunya kami optimis. Dalam beberapa hari terakhir chemistry para pemain semakin terlihat. Motivasi mereka juga sangat tinggi diperlihatkan dalam latihan di hari-hari terakhir menjelang keberangkatan ke Palembang,” kata Sabrun, kemarin.
Menjelang akhir persiapan, Perserang memang mendatangkan sejumlah pemain baru. Diantaranya Chris Rumbiak yang didatangkan dari klub Liga 1 Barito Putra, dan Ronaldo didatangkan klub Liga 1 lainnya, Persik Kediri.
Menurut Sabrun, kedatangan para pemain baru memang cukup berpengaruh dalam skema permainan Perserang, terutama saat melakukan penyerangan. Dengan kondisi itu, dia yakin Si Biru Langit bisa tampil maksimal saat menghadapi Laskar Wong Kito Galo.
Soal kekuatan timnya, Sabrun mengatakan para pemain dalam kondisi siap untuk diturunkan, Meski begitu, ada sejumlah pemain yang kemungkinan tak bisa diturunkan di laga pertama Liga 2 musim ini.
“Wiga (Brillian Saputra) masih cedera, dia tak bisa diturunkan melawan Sriwijaya. Sedangkan Andik (Samsudin) kondisinya meragukan karena masih sakit. Tetapi untuk Andik kita akan lihat sampai hari pertandingan,” kata Sabrun.
Soal lawan yang dihadapi, ia mengakui Sriwijaya merupakan salah satu klub besar di Liga 2, termasuk punya sejarah cukup mentereng di persepakbolaan nasional. Namun menurut dia, Perserang sudah mempersiapkan skema untuk menghadapi peraih Juara Liga Indonesia dua kali itu.
Sementara, pelatih Sriwijaya FC, Liestiadi meminta para punggawanya untuk tetap mewaspadai Egi Melgiansyah cs. Meski Sriwijaya FC punya catatan head to head yang lebih baik atas Perserang, kondisi itu tak menjadi jaminan bagi Laskar Wong Kito untuk meraih poin di laga ini.
“Head to head kita unggul, tapi kita jangan under estimate. Berhubung main di kandang sendiri jadi harus kita menangkan, ” jelasnya.(muh)















