SERANG – Pada kegiatan reses yang dicanangkan pada 27 sampai 30 April 2020 mendatang, anggota DPRD Kabupaten Serang akan melakukan hal yang berbeda. Di mana tetap bekerja sambil membagikan sembako berupa beras.
Anggota DPRD Kabupaten Serang asal daerah pemilihan (dapil) Serang I, Cholis Rowiyan mengatakan, reses yang dilaksanakan pada masa persidangan kedua ini difokuskan untuk penanganan dampak virus corona atau Covid-19.
“Insya Allah mulai 27 April 2020, selama empat hari, akan melangsungkan reses di masing-masing dapil,” kata Cholis saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2020).
Ia menjelaskan, setiap anggota DPRD mendapatkan 400 paket beras ukuran 10 kilogram yang nantinya akan dibagikan kepada 400 Kepala Keluarga (KK) yang berhak untuk menerima. “Jadi ketentuannya 400 paket itu untuk empat desa, satu desa 100 paket. Bentuk bantuannya hanya beras. Untuk data yang bakal menerimanya kami minta ke masing-masing pihak desa, tapi yang diutamakan yang belum menerima bantuan,” ujarnya.
Politisi PAN tersebut mengungkapkan, pada kesempatan reses nanti, dirinya akan membagikan beras ke empat desa yaitu Desa Kadikaran, Desa Ciruas, Desa Gosara, dan Desa Kepandean.
“Jadi anggaran untuk mamin (makan minum) dan untuk tenda dialihkan untuk pembelian beras. Reses sekarang sepenuhnya diperuntukan bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum menyampaikan, meski sebagian anggaran dewan sudah dialihkan ke dana Tak Terduga (TT) guna penanganan virus corona, reses tetap diagendakan.
“Reses adalah kewajiban kita sebagai anggota dewan yang hidup dalam dua masa. Satu masa sidang, dua masa reses. Makanya harus tetap jalan, namun polanya diubah,” jelasnya.
Politisi asal Golkar ini menerangkan, dalam kondisi normal, reses dilakukan dengan cara mengumpulkan massa di satu titik, mengumpulkan orang banyak dan menjaring masukan lewat dialog.
Namun disaat pandemi seperti sekarang, menemui konstituen tidak harus bergerombol, bisa segelintir saja dan untuk memberikan pemahaman bahwa warga lebih baik di rumah saja agar tidak terjangkit virus corona.(adv)