SERANG – Isu penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2020 mendatang, disikapi santai oleh KONI Banten. Bahkan, pelaksanaan Pelatda Jangka Panjang (PJP) tetap dijalankan.
Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo mengatakan, memang sudah mendengar bahwa Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengemukakan rencananya itu. Seharusnya pesta olahraga Tanah Air ini dilangsungkan pada 9-21 September 2020.
Tapi dalam prosesnya, Papua terkendala pengadaan peralatan perlombaan dan pertandingan. Harapan untuk menggunakan peralatan bekas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pupus. Makanya, menyeruak lah wacana tersebut.
“Biarkan saja. Itu kan masih belum resmi. Selama belum ada keputusan apapun yang sifatnya final dari KONI pusat dan Pengurus Besar (PB) PON, kita tetap fokus pembinaan ke PON XX. Apalagi yang saya dengar, Gubernur Papua baru mau menghadap ke Presiden Republik Indonesia (RI), jadi belum pasti,” ucapnya.
Meski demikian, mantan Kapolda Banten ini berharap, rencana pengunduran yang digembar-gemborkan sekarang tidak terlaksana. Bila soal peralatan, masih ada waktu untuk berbenah.
“Lagipula masa mau diundur. Ingat loh, semua daerah sudah persiapan dari jauh-jauh hari. Anggaran juga sudah diposkan sejak awal, masa iya tinggal sebentar lagi malah ada seperti ini. Kasihan atlet yang sudah berlatih dan peak performancenya ada saat PON XX tahun depan,” bebernya.(muh)














