SERANG – Pasca mundurnya Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/2019, polemik tidak berhenti sampai disitu. Kabar terbaru, jadwal pelaksanaan yang sedianya akan dilaksanakan pada 10-18 Oktober 2019 pun diubah.
Pelatih Taekwondo Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten, Gabriel Rinaldi membenarkan hal tersebut. Kata dia, infonya pertandingan Popnas XV/2019 diundur jadi bulan November.
Meski demikian, Gabriel memastikan latihan anak didiknya tidak ada yang berubah. “Kami malahan senang bila memang infonya benar. Jadi kami bisa ada tambahan waktu untuk benar-benar mematangkan teknik lanjutan dan strategi bertanding atlet,” katanya.
Atlet pun nantinya bisa fokus di pesta olahraga pelajar, tanpa harus membagi fikirannya untuk babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) yang dicanangkan pada akhir bulan September nanti.
“Maklum, ada beberapa atlet pelajar kami yang dikut di Popnas dan jugfa Pra PON,” ucapnya.
Disingung jumlah atlet yang dipersiapkan untuk berangkat ke Popnas XV, ia menyampaikan ada delapan orang dan semuanya akan berlaga di kyorugi (tanding). “Progres kemampuan atlet pun cukup meningkat dari hasil program latihan yang diberikan,” bebernya.
Hanya saja diakuinya masih ada problem sedikit. Di mana mentalitas atlet masih kurang mantab. Itu jadi evaluasi tim kepelatihan untuk segera membenahinya. “Jalan satu-satunya, dengan ikut kejuaraan tingkat nasional ataupun latih tanding dengan para senior yang memiliki prestasi oke,” jelasnya.(muh)











