SERANG – Cabang olahraga (cabor) woodball Banten sukses menorehkan tinta emas di Korea Selatan (Korsel). Ini setelah atlet mampu menyabet banyak medali emas di dua kejuaraan yang berlangsung di sana.
Yang pertama pada kejuaraan Korea Open International Woodball Championship 2019 dan kedua di kejuaraan Asian Cup Woodball Championship 2019.
Empat medali emas disabet dari nomor single stroke dan double stroke di Asian Cup Woodball Championship 2019. Dan dua emas di kategori single stroke dan team stroke ajang Korea Open International Woodball Championship 2019.
Seluruhnya dipersembahkan oleh Ahris Sumariyanto, Muhammad Khadiq, Eri Rianto, dan Suhendar Wijaya.
Atlet woodball, Ahris Sumariyanto mengaku sangat senang mendapatkan prestasi yang tidak disangka-sangka di Korea Selatan. Sebab harus melawan atlet-atlet yang memiliki kemampuan luar biasa, seperti dari Thailand.
Tapi, itu tidak membuat dirinya berleha-leha. Pasca event, langsung bersiap menuju babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) juli nanti.
“Habis kejuaraan di Korea Selatan, ada waktu istirahat hanya sekitar semingu, setelahnya bertempur di Pra PON,” kata dia saat ditemui di KONI Banten, Kamis (20/6/2019).
Sementara Ketua Umum Pengurus Provinsi Indonesia Woodball Association (Pengprov IWbA) Banten Suhendar Wijaya menyampaikan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar atlet-atletnya bisa berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini merupakan target kami selaku pengurus, mendorong agar atlet bisa berprestasi di tingkat internasional,” jelasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menuturkan, prestasi yang didapat, merupakan hal yang membanggakan. Apalagi tingkatannya Asia.
“Luar biasanya, Banten mengirimkan empat atlet dan semuanya meraih emas. Saya hanya berdoa, semoga bisa dilanjutkan pada Pra PON nanti. Soalnya, saya ingin woodball mampu berbicara banyak. Buktikan kalau Banten juga punya atlet top,” tegasnya.(muh)














