SAO PAULO – Perhelatan sepakbola terakbar di Amerika Latin bergulir kembali. Copa America 2019 akan dimulai pada akhir pekan ini.
Turnamen digelar di Brasil pada 15 Juni – 8 Juli 2019 waktu Indonesia. Sebanyak 12 tim akan bertarung, yang terdiri atas 10 skuat terbaik di Amerika Selatan plus dua tim undangan, Jepang dan Qatar.
Chile berstatus sebagai juara bertahan usai memenangi Copa America dua kali beruntun pada 2015 dan 2016. La Roja akan menyamai rekor Argentina, apabila mampu memenanginya tiga kali berturut-turut.
Meski begitu, sorotan akan mengarah kepada Argentina dan tuan rumah Brasil. La Albiceleste yang diperkuat pemain terbaik dunia lima kali Lionel Messi, masih memburu trofi bergengsi pertamanya sejak memenangi Copa America 1993.
Namun, dalam lima tahun terakhir, dirundung nasib buruk karena kandas di tiga final (Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015, 2016) serta gugur di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Apalagi, Copa America sekarang memungkinkan menjadi panggung internasional terakhir bagi La Pulga mengingat usianya sudah mencapai 31 tahun.
Sementara Samba juga mencoba untuk mengakhiri puasa gelar juara yang sudah diderita selama hampir 1,5 dekade. Terakhir kali berjaya adalah ketika menjuarai Copa America 2007.
Ambisi Selecao untuk juara di kandang sendiri akan menemui tantangan. Penggawa bintangnya, Neymar, dipastikan absen karena cedera pergelangan kaki yang diderita saat tampil di laga ujicoba melawan Qatar.
Copa America 2019 akan dimulai pada Sabtu (15/6/2019) pagi WIB, yang dibuka dengan pertandingan antara Brasil vs Bolivia di Sao Paulo.(detik.com)











