SERANG – Cabang olahraga (cabor) atletik sukses meraih dua tiket ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON ) XX di Papua 2020 mendatang. Kepastian didapat, usai dua atletnya memenuhi limit nasional di Jatim Open beberapa waktu yang lalu.
Dua tiket tersebut, masing-masing disumbangkan oleh Budiman Holle dari nomor lari 800 meter dan M. Yusuf dari loncat tinggi.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Banten, Cepi Safrul Alam mengaku bangga. Soalnya, atletik jadi cabor pertama yang menyumbang tiket PON XX untuk Banten.
“Langsung dua lagi. Dan yang paling penting, sesuai ketentuan KONI Banten. Di mana yang berhak tampil di Papua, hanya atlet peringkat tiga besar di babak Pra PON. Alhamdulillah, Budiman dan Yusuf urutan dua di Jatim Open yang merupakan salah satu ajang babak Pra PON,” tuturnya.
Meski begitu, pihaknya enggan untuk cepat berpuas diri, lantaran masih banyak event yang harus diikuti untuk meraih tiket tambahan.
“Kami memang sudah menyegel dua tiket, tapi masih ingin menambah tiket lainnya. Apalagi babak Pra PON masih ada tiga kejuaraan lagi. Harus dimaksimalkan untuk nomor lainnya,” tekadnya.
Menurutnya, event selanjutnya yakni Jawa Tengah Open yang akan diselenggarakan Juni mendatang, lalu ada Kejurnas Atletik di Jakarta, serta yang terakhir yakni di Bangka Belitung Open. Dari ketiga kejuaraan, ingin atletik Banten minimal dapat empat tiket lagi yang diproyeksikan diraih oleh Juprianto, Maesaroh, Alif, dan Wilder. “Semoga saja semuanya bisa berjalan sesuai harapan, syukur-syukur bisa lebih banyak,” harapnya.
Sementara, Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo bersyukur dengan raihan dua tiket yang disumbangkan atlet atletik Banten. Ia berharap, hasil itu jadi cambuk semangat bagi atlet lain, agar turut mengantongi tiket ke Bumi Cendrawasih pada 2020 mendatang.(muh)











