SERANG – Pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Provinsi Banten khususnya Kabupaten Serang, tidak berpengaruh terhadap kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pimpinan Drs. Mohamad Ishak A Raup, M.Si dan Teguh Nugroho, S.STP. M.Si sebagai sekretaris ini terus konsisten bekerja sesuai tupoksinya.
Kegiatan BKPSDM Kabupaten Serang sendiri, seperti yang biasa dijalani, yakni memberikan pelayanan tentang keadministrasian Aparatur Sipil Negara (ASN) baik naik pangkat ataupun pensiun sampai akhir 2020 nanti.
Hanya saja, pengurusan naik pangkat dan pensiun, BKPSDM Kabupaten Serang tidak menerima orang per orang. Tetapi dari OPD yang bersangkutan mengumpulkan data melalui Kasubag umumnya kemudian diserahkan kepada BKPSDM.
Apalagi, sekarang BKPSDM Kabupaten Serang sudah tidak pakai sistem berkas. Melainkan program Sistem Informasi Arsip Digital Kepegawaian (SIADPEG). “Aplikasinya tinggal diisi baik di tempat kerja maupun di rumah. Gampang dan mudah,” papar Ishak.
Lalu di bidang pengembangan karir, juga berjalan seperti biasa. Open bidding untuk beberapa OPD guna mengisi kekosongan eselon dua terus digulirkan. “Terkait open bidding, izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah ada dan sudah masuk fase seleksi adminstrasi. Mudah-mudahan Mei nanti bisa pelantikan. Kami akan ajukan ke Mendagri,” ucapnya.
Terkait kebijakan pemerintah yang melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, kata Ishak, hanya perjalanan dinas yang volumenya disesuaikan, sedangkan kesekretariatan tidak ada pengurangan.
Meski demikian, untuk bidang kompetensi, terutama berhubungan dengan diklat terkena imbas pandemi. Acara prajabatan atau latsar, pengiriman Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) II, III, dan IV, anggarannya telah dialihkan untuk percepatan penanganan virus corona di Kabupaten Serang melalui Gugus Tugas.
“Yang sudah kami laksanakan itu hanya Bimbingan Teknis (Bintek) sertifikasi pengadaan barang jasa. Tapi ujiannya belum dilakukan lantaran keburu ada pandemi virus corona,” bebernya.(muh)














